Tasbih Karomah Menurut Islam, Apakah Halal?

Tasbih Karomah Menurut Islam, Apakah Halal? - Tasbih memang dikenal sebagai alat berhitung dalam beribadah. Sebagian umat Muslim menggunakan biji tasbih sebagai alat menghitung dzikir. Seorang yang berdzikir selain bisa memberikan ketenangan, mendekatkan diri pada Allah juga diketahui mampu mengabulkan hajat yang diinginkan. Dengan kesungguhan dan khusyuk dalam berdzikir, Insya Allah akan diberikan kemudahan dalam mencapai doa dan diberikan jalan keluar dari segala masalah. 

Salah satu sarana yang saat ini menjadi pro dan kontra dalam umat islam adalah penggunaan tasbih karomah. Sebab tasbih ini bukan sekedar tasbih biasa, melainkan tasbih khusus yang membawa banyak khasiat yang bisa didapatkan oleh para penggunanya. Lantas, penggunaan tasbih karomah apakah diperbolehkan dalam islam?

Jika kita mengingat lagi, dalam islam pun terdapat penggunaan media-media yang membawa khasiatnya tersendiri. Misalnya adalah tongkat Nabi Musa, cincin Nabi Sulaiman, dan air zam-zam. Masing-masing media tersebut diketahui membawa kekuatan yang berasal dari Allah SWT. Contohnya air zam-zam dipercaya mampu menyembuhkan sebuah penyakit dan mengabulkan doa. 

Dengan demikian, layaknya air zam-zam, tasbih karomah yang diisi dengan doa dan hizib oleh ahli ilmu hikmah adalah halal. Sebab kekuatan yang dibawa adalah berasal dari kekuasaan Allah melalui doa-doa yang diisi pada tasbih karomah. 

Sehingga, mengambil berkah dari benda bertuah selama kita beriman bahwa semua itu datangnya dari Allah, maka diperbolehkan. Namun menjadi haram apabila kita meyakini bahwa media tersebut memiliki kekuatan tersendiri yang lepas dari kekuasaan Allah SWT.

Script logo
Design marcinkaczmar.pl