Merayu Allah Melalui Tasbih, Tahmid, Tahlil dan Takbir

Merayu Allah Melalui Tasbih, Tahmid, Tahlil dan Takbir - Dzikir kepada Allah adalah surga Allah di dunia. Dia indah dan penuh pesona, menakjubkan dan menentramkan. Di dalamnya ada bunga-bunga wangi yang bisa dihirup jiwa. Maka barang siapa yang tidak pernah menginjakkan kakinya di surga Allah di dunia, dia tidak akan pernah menginjakkan kakinya di surga Allah di akhirat. Dzikir adalah penolong yang melenyapkan kelelahan dan keletihan jiwa dan kehampaan nurani. Dzikir adalah jalan pintas untuk meraih kebahagiaan dan merengkuh kemenangan. 

Kegelisahan yang melanda banyak orang di dunia tak lebih karena mereka telah melalaikan dzikir. Menyedikitkan tasbih, meminilisir tahmid dan mengerdilkan takbir dalam jejak rekam kehidupan mereka. Orang menjadi rakus karena dia tidak tamak untuk berdzikir. Seseorang menjadi berlumur dosa karena dia lupa bertasbih, dia menjadi angkuh karena kalimat tauhid yang dibacanya tidak lagi menggedor kesadaran dirinya bahwa dia hanyalah seorang hamba.. Kejahatan para penguasa muncul karena mereka jarang bertabsih, pemelintiran agama hadir di kalangan ulama karena tasbih mereka mungkin mulai tak jujur. Tahmid mereka mulai mengendur. Kecurangan pemimpin bisa saja karena malam mereka tidak pernah berdenyut dengan tasbih dan tahmid, fajar mereka tidak pernah hidup dengan kalimat tauhid.

Rasulullah bersabda: Ucapan yang paling Allah sukai itu adalah empat, Subhanallah, Alhamdulillah, Laa Ilaaha Illa Allah, Allahu Akbar. Tidak ada bahaya dari manapun kamu mulai (HR. Muslim)

Padahal jika kita merayu Allah melalui tasbih, tahmid, tahlil dan takbir maka segala permintaan kita akan terkabul. Doa apapun akan dihijabah Allah dan segala hajat akan tercapai. Karena sekali Allah berkata terjadi maka terjadilah. Jadi, serahkan segala masalah kita pada Allah dan rayulah Allah dengan berdzikir. 

Script logo
Design marcinkaczmar.pl